Siap bagikan segala yang positif untuk kamu!

Tipe Kepribadian MBTI dalam Warna

Bangsamu Hari Ini!

Jangan Pajang Fotomu Hei Nona Cantik!!

Nona cantik, jika kudeskripsikan ini, maka itu semacam wanita berkerudung yang nampak "Glamour" dengan Kerudung dan Gaya ber-foto-nya, dan tentu saja mereka bukan wanita menor dengan dandanan bagai "pelor" yang menghancurkan iman lelaki yang kurang kuat imannya ketika tak sengaja memandang si Nona.

Tes Kepribadian MBTI Online (Gratis)

Aplikasi Tes Kepribadian Ini Sudah Tersedia Dalam Versi Yang Lebih Baik dan Sudah Dipindahkan ke Situs Keluarga Pedia

Silahkan kunjungi halaman Tes Kepribadian MBTI Online Gratis Berbahasa Indonesia Persembahan Keluarga Pedia untuk Pembaca yang berharga.

Tipe Kepribadian INFJ

Mohon Maaf, artikel ini telah dipindahkan ke

http://www.si-pedia.com/2013/12/tipe-kepribadian-infj.html


Pengajar, itu mimpi Kecilku!

Sebagai seorang remaja belasan tahun dulu aku punya banyak mimpi besar yang akan membuat tubuh ini terasa perkasa kala semua mimpi itu terkhayal layaknya nyata. Pernah terfikir untuk menjadi seorang pebisnis hebat layaknya Abu Rizal Bakrie dengan Bakrie groupnya, atau pernah pula otak ini membayangkan diri bersaing dengan kehebatan Bill Gates dengan Microsoftnya.

Dari sebuah kecintaan pada ilmu teknologi mimpiku mulai coba berdiri, maka terus belajar dan terus melatih diri selama SMA kupilih untuk menjadi seorang ahli dibidang ini. Kemudian, satu setengah tahun yang lalu ketika lulus dari SMK, mulailah perjuangan itu kulakukan, coba menggeluti berbagai Bisnis kecil-kecilan, lalu ikut bekerja pada Desain Agency, hingga mulai mendirikan usaha kecil-kecilan ku lakukan dalam 1 tahun semenjak kelulusanku.

Tapi sayang pemuda dengan mimpi menjadi orang besar ini tak henti-hentinya menemui kegagalan. Namun meski demikian, dalam benak ini tak pernah tergambar kata menyerah, hanya saja kadang sebuah pertanyaan besar terngiang, “apakah yang ku lakukan ini benar?”. Hari ini umurku sudah tak lagi belasan, beberapa bulan yang lalu umurku genap 20 tahun. Di umur yang telah mulai beranjak menuju tahap dewasa ini kupikir semua mimpi yang kumiliki hari ini tidaklah benar-benar yang kuinginkan, aku mulai tersadar, bahwa selama ini di balik congkak dan sombongnya sang jiwa, ia selalu menolak untuk memikirkan hanya tentang diri sendiri, kupikir semua yang ku lakukan hari ini adalah tentangku, bukan tentang orang lain, dan tak banyak menolong orang disekitarku.

Hari demi hari mulai ku lalui dalam ketimpangan, hingga sebuah pemikiran mulai meradang dalam otak bocahku yang begitu ingin berpikir dewasa, yang begitu ingin bermanfaat bagi sesama. Yak, kupikir hidup ini bukan hanya tentang uang! Meski uang bisa kugunakan tuk tolong mereka, tapi lebih dari itu ada hal lain yang mungkin lebih mereka dan dunia butuhkan, meski banyak yang tak sadari itu. Itulah sesuatu hal mulia yang disebut ILMU!

Kupikir inilah cara mengolong mereka, menjadi seorang pengajar, mengajarkan mereka kepedulian, mengajarkan mereka moral, lalu mengajarkan mereka pengetahuan, hanya dengan inilah anak-anak bangsaku akan siap menjadi generasi-generasi unggul dimasa depan.

Kurasa ini tidak sama dengan pertolongan material yang kebanyakan manfaatnya hanya untuk hari ini, pertolongan ini jelas berbeda! ialah pertolongan yang tiada henti meski ku telah mati, terus berlanjut hingga generasi penerus nanti, pertolongan yang akan melahirkan jiwa-jiwa pahlawan pada hati murid-muridku, lalu dari mereka hadir sebuah generasi baru dengan berbagai maha karya, dan dari beberapa hati mereka muncul kepedulian, hingga ada yang akan mengikuti langkahku tuk cetak generasi-generasi selanjutnya yang memiliki jiwa mulia dan dipenuhi kepedulian pada sesama.

Yak, hari ini sebuah mimpi sederhana telah mulai mendominasi di dalam diri ini, lebih kuat dari Segala impian yang dulu kurasa dan nampak luar biasa. Yaitu mimpi untuk kelak menjadi seorang pengajar berkualitas yang dapat menyalurkan segala pengetahuannya tanpa pamrih. Menjadi seorang guru yang bisa bermanfaat bagi siapa saja termasuk rakyat jelata, yang bahkan siap mengajar tanpa dibayar!

Lebih dari itu, kelak kuingin terus berkarya dalam dunia pendidikan, menulis puluhan buku yang bisa menjadi pembimbing moral bagi berbagai generasi, mendirikan sekolah-sekolah yang dapat mencerdaskan berbagai kalangan masyarakat dengan biaya murah atau mungkin tanpa biaya, lalu menciptakan berbagai penemuan-penemuan demi kemajuan moral dengan segala keterampilan yang kumiliki, hingga melakukan segala yang bermanfaat bagi sesama sampai ajalku tiba.

Meski hari ini aku belum menikmati bangku kuliah karena obsesi pada dunia usaha yang dulu kurasa, tapi setelah ini semua akan berbeda, menuntut ilmu adalah hal yang utama, akan ku kejar kemuliaan di dunia dengan ini, dengan menjadi seorang pendidik! Dan jika ditanya bagaimana mewujudkannya? Sungguh aku tak tahu cara yang lebih baik dari sebuah kegigihan dan kerja keras yang terus menerus, tanpa henti di sepanjang usia yang kumiliki.

Itulah mimpiku tuk menolong dunia dari kehancuran dan malapetaka kebodohan manusia atas keterbatasan moral, dan ilmu yang mereka miliki!

Dan hari ini kukatakan aku bangga dengan pengabdian setiap penolong berjiwa mulia yang bekerja dengan sungguh-sungguh tanpa pamrih, sang Guru yang hari ini mengajariku banyak hal tentang dunia!

Itulah mimpiku, itulah harapanku! Maka, hari ini satu hal yang benar-benar kuingini, yakni satu dua orang-orang besar membacanya, lalu menceritakan pada bocah-bocah kecilnya yang nanti akan meneruskan perjuangan para generasi berjiwa pahlawan!

Penulis: Trisno Ardi

Antara Kripik [Keripik] dan Kritik!

Antara Kritik dan Kripik

Antara Kripik [Keripik] dan Kritik! - Salam semangat para pribadi mulia... :)
Pada tulisan dengan judul yang mungkin terdengar "maksa banget" ini, saya akan coba membahas tentang dua hal yang pada prinsipnya memang berbeda, Ialah KEripik dan Kritik. KEripik merupakan sebuah camilan yang umumnya berbahan dasar singkong dan dikenal dengan ke-gurih-annya, yang bila keripik ini ada sekantung maka akan menjadi salah satu santapan favorite saya ketika sedang duduk santai, biasanya ditemani secangkir nescafe original (harapannya nescafe GOld :'().

Lalu, kritik adalah sebuah "bumbu" dari karya-karya yang kita ciptakan, begitulah paling tidak bagi saya. Namun, jika dilirik dari KBBI kritik memiliki arti kecaman atau tanggapan, dan ketika kita berbicara tentang sebuah kecaman atau tanggapan, maka salah satu hal yang akan tergambar di benak kita mengiringi 2 kata tersebut adalah "Pro dan Kontra", sebuah komposisi kehidupan yang saya pikir begitu besar pengaruhnya untuk membuat kehidupan ini lebih bermakna, atau paling tidak lebih menarik! :p

Copyright © 2014 By Si Pedia (Keluarga Besar Si Pedia). All Rights Reserved

Jangan ketinggalan tulisan Seru dan Cerdas AbangPedia, langsung klik tombol "Suka" ya Saudara!


dan, Follow juga AbangPedia di: