Siap bagikan segala yang positif untuk kamu!

Berbagai Manfaat Menulis Diary, Khususnya Bagi Remaja!

Salam cerdas saudara sekalian, sebangsa dan setanah air.

Kembali bertemu lagi dengan saya AbangPedia dalam siaran langsung piala dunia blog kurang jelas cerdas Si AbangPedia, yah saudara pada kesempatan kali ini Abang Pedia akan mengangkat sebuah tulisan sederhana namun telah menjadi polemik yang saya rasa perlu sedikit dibahas untuk meluruskan sebuah paradigma yang banyak tertanam di masyarakat, khususnya para remaja.


Nah loo, para remaja! Monggo jempolnya diacungin, atau kasi +1 juga boleh.. :D hehe.

Bakal serius nih tulisannya?? =,= tentu tidak! :D karena ini blog masih dalam tahap perkenalan, jadi tulisannya masih jangan yang serem-serem, dan tentu saja jangan ada air mata diantara kita, hohoho, baiklah saudara, cukup dengan basa-basinya, karena saya khawatir kalian keracunan jika terlalu banyak mengkonsumsi tulisan basi dari Abang Pedia.

Sesuai judul, Tulisan ini akan membahas sebuah polemik yang banyak terjadi di Masyarakat, khususnya di kalangan remaja. Sebuah paradigma yang berkembang ditengah masyarakat yang saya maksud adalah bagaimana mereka menilai pemilik sebuah diary atau catatan harian, terlebih jika pemiliknya adalah seorang yang mengaku sebagai pria sejati.

Mungkin tulisan ini telah mulai nampak sebagai sebuah pembelaan pribadi :p, dan saya akui, saudara pembaca sekalian Benar! Ini adalah rintihan hati suara dari seorang Pria penulis diary yang sering terdzolimi dengan adanya Paradigma negatif masyarakat, mulai dari pemikiran bahwa para pemilik Buku Harian atau Diary adalah orang yang ngondek, atau sedikit feminim, atau mungkin ada juga yang menilai kekanak-kanakan, atau malah disangka kurang kerjaan. Aduuh. -_-

Paradigma diatas mungkin bukan masalah bagi para wanita, tapi mungkin ada beberapa gadis (agar kalian merasa 10 tahun lebih muda :p) yang juga merasakan ketidaknyamanan akibat paradigma-paradigma buruk ini, oke mari kita luruskan paradigma diatas dengan melihat seberapa banyak manfaat yang sebenarnya bisa diambil dari menulis diary.

  1. Pelepasan Senyawa Insulin Kesedihan.
    Ini bisa juga kita sebut sebagai pengalihan kesedihan/atau tempat curhat, dan untuk senyawa insulin itu saya tidak tau itu adalah nama senyawa dari kucing tetangga yang mana, wokwkwkwo. Yang saya maksud disini adalah bagaimana ketika kita menulis di Diary sehingga hati kita merasa nyaman, dan beban yang mengganjal di relung jiwa yang paling dalam (ceileh) dapat terlepas, sehingga kesedihan-kesedihan yang kita rasakan akan mengalir bersama setiap kata yang tercurahkan pada si Diary.
  2. Tempat Curhat Anti Nyesek.
    Kadang kala ketika kita ingin mencurahkan kesedihan pada teman, istri, atau sanak saudara, kita sering kali menemui kendala-kendala teknis :p seperti, tidak punya teman (ini ngenes banget), belum punya pasangan gw banget nih -_- (istri, red), atau sudah punya tempat curhat tapi khawatir bakal nambah beban mereka, atau yang paling parah takut malah dipojokin tentang apa yang kamu curhatin... hohoho wah nyesek banget tuh.
    Nah, buat sobat yang ngerasain hal ini, Diary adalah sahabat paling pas buat kalian, dia gak bakal marah atau nampakkin tampang kesal (karena dia selalu nampilin muka flat :p), apalagi mojokkin kalian, dan tentunya dia selalu ada buat kamu (selama gak ilang), jadi kamu udah gak perlu nyesek lagi setelah punya sahabat se-setia si diary.
  3. Penyimpan Rahasia Yang Baik.Yah, masih sama seperti diatas, Diary adalah penyimpan rahasia yang gak suka ember, itusih selama kamu naruhnya gak sembarangan, hehe.
  4. Pengingat Harian.Nah, buat kalian yang sering lupa tentang kejadian-kejadian penting dalam hidup kalian, seperti misalnya kapan kalian menikah masuk sekolah, atau kapan kalian lulus sekolah, dan lain sebagainya, dengan adanya Buku diary, kalian bisa diingatkan tentang itu semua, gimana asik kan? Asik doong! :D
  5. Latihan Mengungkapkan Perasaan.Ini poin yang cukup berarti penting, saya tidak menggunakan kata berarti, karena khawatir ada yang phobia kurang suka dengan kata tersebut, khususnya para adik-adik remaja kita 8-). Tentu saja ini bukan tentang mengungkapkan perasaan kepada calon mertua Orang Terkasih, ceileh.

    Tapi yang saya maksud disini adalah bagaimana kita mampu mengungkapkan apa yang kita fikirkan, apa yang kita rasakan, apa yang ada di benak kita untuk diaspirasikan dapat kita curahkan dalam sebuah diary, dan saya rasa ini sangat penting untuk melatih kita nantinya dalam mengeluarkan pendapat, baik di Dunia tulis menulis atau dunia nyata seperti pada aktifitas public speaking.
  6. Sarana Instrospeksi Diri.Dan ini dia Manfaat menulis diary yang paling utama buat AbangPedia, maksudnya apa? Sering kali kita marah, jengkel, atau merasa orang lain salah dan kita benar. Ketika emosi telah menyatu dengan jiwa [ceileh], kalian akan selalu berusaha membenarkan setiap hal yang kalian lakuin, nah jika hari itu kalian menuliskan kronologi masalah yang kalian hadapi di buku harian, kalian bisa mereview kembali dan melihat dari sudut pandang yang benar, bukan dari sudut pandang yang sudah dipengaruhi si Setan ketika kalian emosi.
  7. Sarana Melatih Kemampuan Menulis, dan Mencipta Karya Sastra.Tak dapat dihindarkan kemampuan menulis selalu dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, nah dengan banyak menulis diary, sedikit tidak kalian akan banyak belajar tentang dunia tulis menulis, dan sastra. Siapa tau gara-gara keseringan nulis diary kamu bisa jadi penulis terkenal. hohoho
  8. Memperindah Tulisan dan Mempercepat Menulis.Berbeda dengan menulis tugas catatan dari sekolah/kampus -_-, yang selalu dengan keadaan hati yang kurang sreg, biasanya menulis diary itu selalu terasa menyenangkan. Sehingga hal ini akan membuat kalian lebih nyaman menulis, dan tanpa terasa kalian sudah menulis cukup banyak, setiap hari latihan menulis seperti ini saya yakin lama kelamaan buat yang tulisannya jelek bakal jadi lebih  bagus, yang nulisnya lamban bakal makin gesit deh.
  9. Kesehatan.Menulis juga memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan mental seseorang. Sebagaimana diungkapkan James Pennebaker, Ph.D, dan Janet Seager, Ph.D, dalam jurnal Clinical Psychology bahwa orang yang memiliki kebiasaan menulis umumnya memiliki kondisi mental lebih sehat dari mereka yang tidak punya kebiasaan tersebut. Karena dengan menulis, kita dapat mengungkapkan perasaan dan pikiran yang ada di dalam diri kita.
  10. Manfaat Bonus buat kalian pembaca yang budiman, Wasiat :DNah ini dia manfaat yang berupa bonus buat kita, ini apa maksudnya!? -_- maksudnya seperti misalkan AbangPedia sudah menghembuskan nafas terakhir tapi belum sempat menuliskan surat wasiat, maka keluarga AbangPedia bisa melihat wasita Abang Pedia di Buku Diary yang udah Abang Pedia tulis bertahun-tahun yang lalu. Selain itu ini bisa juga digunakan sebagai sarana Investigasi oleh para detektif, atau dijual sebagai barang antik. hohohoho
Nah itu dia 10 Manfaat menulis diary dari AbangPedia buat sobat pembaca sekalian, semoga dapat menjadi pencerahan bagi saudara-saudariku yang telah terjerembap dalam kesalahan penilaian terhadap Diary, begitu pula bagi yang sudah menulis diary ini bisa menjadi alasan bagi kalian untuk tidak malu lagi menulis diary, dan sekalian bisa digunakan untuk mengajak lebih banyak masyarakat untuk memanfaatkan diary (dengan klik bagikan :p ) dengan lebih maksimal.






Terimakasih atas kunjungan saudara pada Tulisan Abang Pedia Berbagai Manfaat Menulis Diary, Khususnya Bagi Remaja!.
! Penilaian: 4.9
Jumlah Penilai: 78 Penilaian



0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tunjukkan apresiasi saudara untuk postingan AbangPedia dengan mengirimkan komentar, masukkan, kritik dan saran melalui form berikut:

Copyright © 2014 By Si Pedia (Keluarga Besar Si Pedia). All Rights Reserved

Jangan ketinggalan tulisan Seru dan Cerdas AbangPedia, langsung klik tombol "Suka" ya Saudara!


dan, Follow juga AbangPedia di: