Siap bagikan segala yang positif untuk kamu!

Tipe Kepribadian INFJ

Mohon Maaf, artikel ini telah dipindahkan ke

http://www.si-pedia.com/2013/12/tipe-kepribadian-infj.html







Terimakasih atas kunjungan saudara pada Tulisan Abang Pedia Tipe Kepribadian INFJ.
! Penilaian: 4.9
Jumlah Penilai: 78 Penilaian



Komentar
15 Komentar
Kotak Komentar Facebook oleh Si-Pedia

15 komentar:

  1. INFJ.. kepribadian yg luar biasa menurutku. Tentunya setiap kelebihan akan tersirat kekurangan.
    menurut abang pedia sendiri , tipe keribadian apa yang mendekati sempurna dan jarang ditemukan didunia ini? terimakasiiih :)

    BalasHapus
  2. Saya sendiri adalah salah satu dari sekian 1-3 persen manusia dengan kepribadian INFJ untuk saat ini, Saya tahu karena saya mengikuti tes kepribadian pada situs tertentu.
    Informasi ini sangat membantu terima kasih :)

    BalasHapus
  3. Saya INFJ... kepribadian yg ada pada Hitler dan Luther king jr. But i am always glad to be me ♥

    BalasHapus
  4. aku INFJ , kupikir semua yang kumiliki selalu kuseimbangkan baik buruknya ,, aku menyelipkan kekurangan pada setiap kelebihan yang kubagi dengan orang lain . Dan diam diam aku , mengelabui orang tanpa merugikannya ,, mengambil sedikit bagian dari orang lain tapi aku menjadikannya sangat besar untukku sendiri , aku memberikan sedikit perhatian dari standar orang meskipun itu sudah kelewat manis bagiku , tapi itupun bisa merubah orang lain menjadi lebih besar seperti yang kuinginkan , aku menjalankannya demi kebaikannya dan akan terasa beberapa tahun lagi .tapi aku juga punya ambisi , karena itu aku bersaing sehat , aku berikan sedikit saja agar dia sadar , dia bisa melesat jauh ,, tapi aku punya lebih dari yang dia tahu ,, aku luncurkan satu roket tercepat dengan mataku agar semangat membakarku untuk berlari melewatinya , jika berhasil , aku menang dari dua sisi kokoh yang menakjubkan . aku berusaha mengajarkan cara ini pada orang lain ...
    bahwa keburukan berarti merugikan orang lain bukan hal yang ada dibawah pijakan . menurutku , untuk membuat sesuatu lebih baik kadang membutuhkan hal yang tidak biasa dan lentur untuk mengendalikan semua hal tanpa ada yang menyadarinya . itu licik , tapi baik , karena kau menggali nurani orang dan meninggalkannya untuk di pahami ...
    Tapi tidak semulus itu kadang ,, kadang aku merasa kurang walau banyak orang peduli padaku , aku merasa tidak ada yang bisa mengerti diriku , termasuk aku sendiri , aku benar benar naik turun , jadi aku tetap harus berpegangan , bahkan tespun aku mengelabuinya . dan disinilah aku mulai..
    Ini caraku berterimakasih , jadi untuk penulis Terimaksiiiih banyakkk , ini sangaaat membantu , lebih darii kau tahu ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju banget, ungkapan yang keren untuk ukuran infj. mewakili pikiranku banget hahaha. mungkin ak jenis infj yang kepedean :D

      Hapus
    2. ternyata menurut tes, aku infp :D

      Hapus
  5. Wow, itu tulisan yang manis melebihi puisi-puisi yang aku buat. Itu terbaca indah karena aku mengerti (exactly) setiap kata yang terlulis. Aku tidak bisa bayangkan bertemu dengan sesama infj secara langsung... Pasti membosankan.
    Tapi aku tidak menyukai pemikiran beberapa infj yang mengungkapkan diri mereka pada beberapa situs yang aku baca. Mereka terlalu vulgar (harusnya tetap misterius) dan terdengar sombong. Menggunakan tata bahasa yang tidak teratur (gado2).

    Jadi, menurutku menjadikan orang lain dari salah satu fokus itu terlalu melelahkan. Aku selalu kalah. Entah bagaimana, mereka seperti mendapatkan energi tambahan ketika bertemu denganku. Mereka mendengarkan dan mengikuti kata-kataku secara diam-diam.
    Aku pikir berurusan dengan sosial dan segala sesuatunya tidak akan habisnya jika aku menyikapinya seperti bermain game.
    Sekarang Tuhan adalah fokusku. Aku menjadi sangat religius. Dan tidak ada yang tahu seberapa dalam aku mempelajarinya. Aku melakukanya sembunyi-sembunyi untuk menunjukkan bahwa aku ikhlas dan tidak mengharapkan perhatian orang lain.Aku sangat menikmatinya. Aku lelah dengan masalah yang tetap muncul padahal aku sudah berusaha menghindarinya, dan berusaha melakukan semuanya dengan benar. Sayangnya aku tidak bisa selau benar.
    Jadi aku mencari inti dari permasalahanku, inti dari kehidupan dan semuanya. Lalu aku sampai di akar. Yaitu Tuhan. Aku merasa lebih baik, walaupun dalam proses mempelajarinya sangat rumit dan aku tidak bisa menjamin kalau aku sudah benar. Karena dalam mempelajari Tuhan benar dan salah bedanya setipis kulit bawang.
    Tapi aku bahagia, tidak takut dan tidak khawatir, dan juga tidak sedih. Segala sesuatunya terasa lebih ringan dan aku punya pengendalian diri dan emosi yang jauh lebih baik.
    Semoga hal ini bisa berlangsung selamanya..
    Dan semoga orang-orang infj menjadi orang-orang yang rendah hati.

    Terima kasih pada penulis yang membuat "anonymous" tersedia.
    Terima kasih sudah menyimakku...

    BalasHapus
  6. Salam para INFJ!

    BalasHapus
  7. wah saya baru test dan saya baru tau kalau saya termasuk infj
    saya masih bingung beda dari infj dengan isfj itu apa?
    soalnya menurut saya sifatnya hampir mirip-mirip
    apakah infj lebih baik dalam bergaul dibanding dengan isfj?

    BalasHapus
  8. saya infj masi ga percaya ini langka ya pantesan setiap saya ikt tes kepribadain buat tes kerja ko gagal mulu di psikotes nya

    BalasHapus
  9. Saya INFJ dan malah menyesakkan dada.. karena selalu merasa sendiri alias jadi lone wolf. Bisa dibilang hampir bingung dengan apakah ada tempat orang sebagai teman atau tidak. But so far, terima saja diri apa adanya sebagai seorang INFJ... Ini blognya lebih asik dr blog ku tentang kesehatan, hehehe... salam kenal

    BalasHapus
  10. Kalau aku malah tidak populer sama sekali hahaha.. dilingkungan saja kalau tanya, siapa aku? gak ada yang tahu... begitu juga di jejaring sosial.. bahkan termasuk di benci karena bisa secara vulgar bicara tanpa kata halus atau bisa sangat halus sehingga tidak terlihat maknanya wkwkwkwwk... sebenarnya INFJ sendiri ada yang tidak murni INFJ, mungkin bercampur dengan ISTJ, ISFJ atau kepribadian lain.. biasanya INFJ malah punya julukan "chameleon" alias bunglon, bisa menjadi kepribadian lain tapi bukan double personality.

    BalasHapus
  11. aku infj juga... salam infj... :D

    BalasHapus
  12. Waktu tes hasilnya berubah ubah, tapi waktu baca semua uraian kayaknya aku INFJ tapi gak yakin

    BalasHapus
  13. Salam, saya tidak terlalu peduli dgn hasil tes, saya beda dan itu bukan hal yang ingin saya tampilkan, tetap itu Sudah terjadi

    BalasHapus

Silahkan tunjukkan apresiasi saudara untuk postingan AbangPedia dengan mengirimkan komentar, masukkan, kritik dan saran melalui form berikut:

Copyright © 2014 By Si Pedia (Keluarga Besar Si Pedia). All Rights Reserved

Jangan ketinggalan tulisan Seru dan Cerdas AbangPedia, langsung klik tombol "Suka" ya Saudara!


dan, Follow juga AbangPedia di: